Materi Presentasi untuk Final harap dipersiapkan.
1. Reklamasi Pantai
2. Hutan Gambut
3. Hutan Mangrove
4. Efek Rumah Kaca
5. Kebakaran Hutan
Jadwal Acara Hari Sabtu,30 April 2016
11.30-12.30 : Babak Semifinal
12.30-12.50 : Istirahat
12.50-13.00 : Pengumuman Lolos Final
13.00-15.00 : Babak Final
15.00-15.30 : Pengumuman pemenang
Wednesday, 27 April 2016
Monday, 25 April 2016
Silabus Babak Semifinal
Silabus Babak Semifinal Biology Challenge 2016
Biologi sel dan Mikrobiologi
·
Struktur sel
·
Organel-organel sel
·
Struktur tubuh bakteri dan virus
·
Daur hidup virus
·
Salah satu contoh penyakit akibat virus
·
Pembelahan sel (meiosis dan mitosis)
·
Klasifikasi makhluk hidup sederhana
Anatomi Fisiologi Hewan (Amfiswan)
·
Sistem gerak
·
Sistem pencernaan
·
System pernapasan
·
System sirkulasi
·
System hormone
·
System saraf
·
System ekskresi
Anatomi Fisiologi Tumbuhan (AnFisTum)
·
Fotosintesis
·
Adaptasi tumbuhan pada habitat
·
Anatomi akar
·
Pembuahan ganda
·
penyerbukan
Evolusi dan Biosistematika
·
Seleksi alam
·
Pohon filogenetik
·
Analogi dan homologi
Genetika
·
Konsep dasar persilangan dan pedigree tree
·
Frekuensi alel
·
Prinsip dasar penyimpangan hokum Mendel
·
Kromosom
·
Mutasi DNA
·
Mutasi kromosom
Tema presentasi untuk babak Final akan menyusul paling lambat Rabu, 27 April 2016
Sunday, 24 April 2016
Pengumuman Babak Penyisihan BS Challenge
Pengumuman babak penyisihan BS Challenge
Hai, bagi kalian yang merasa telah mengikuti babak pre-eliminary🏁 atau babak penyisihan BS Challenge, kalian dapat melihat hasil kalian pada halaman ini ya! Data yang sudah diberikan merupakan data peringkat📉 kalian yang berdasar pada skor hasil perlombaan yang telah kalian jalani.
Bagi para peserta yang lolos, kami seluruh anggota panitia mengucapkan selamat👍 kepada kalian semua dan dimohon untuk harap menunggu informasi selanjutnya mengenai babak semifinal paling lambat pada 26 April 2016 di website ini juga!
Bagi peserta yang belum lolos, jangan patah semangat ya dan terus berusaha💪🏻!!
DAFTAR PESERTA YANG LOLOS KE BABAK SEMIFINAL
Tuesday, 12 April 2016
Biology Science Challenge
Hai untuk kalian anak-anak Sinluiers! Kali ini kami, dari tim BSC
mengadakan lomba khusus buat kalian semua, yang berjudul ....
BIOLOGY SCIENCE CHALLENGE❗
Bagi kalian yang ingin merasakan lomba kali ini harap luangkan waktu kalian pada :
BABAK PRELIMINARY
berupa Rally Games
Hari , Tanggal
: Sabtu, 23 April 2016
Tempat : SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya
berupa Rally Games
Hari , Tanggal
Tempat : SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya
BABAK SEMIFINAL
Berupa pengerjaan soal
Hari, Tanggal
: Sabtu, 30 April 2016
Tempat : SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya
Berupa pengerjaan soal
Hari, Tanggal
Tempat : SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya
BABAK FINAL
Berupa presentasi
Hari, tanggal
: Sabtu, 30 April 2016
Tempat : SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya
Berupa presentasi
Hari, tanggal
Tempat : SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya
Hadiahnya ngga kalah menarik lho dimana kalian bisa dapetin nilai UH Biologi total untuk semua juara adalah ➕90!
Ayo segera cari anggota kelompok kalian sejumlah maksimal 3 orang dan daftarkan diri kalian❗ FREE!
Pendaftaran
: Senin, 11 April 2016 - Selasa, 19 April 2016
CP
: Stephen - XJ (stephensutjiadi21) ; Merry - XI IA 2 (nmerry_14)
Formulir dapat diambil di CP
Silabus babak penyisihan
- ANATOMI DAN FISIOLOGI HEWAN
- ANATOMI DAN FISIOLOGI TUMBUHAN
- EKOLOGI
- ETOLOGI
- MIKROBIOLOGI
- EVOLUSI
- BIOTEKNOLOGI
- KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
- POHON FILOGENETIK
- SEL
- TEORI AWAL KEHIDUPAN
- SINTESIS PROTEIN
- GENETIKA
- SIKLUS
- MIKROSKOP
- KANDUNGAN GIZI MAKANAN
- KATALASE
Saturday, 12 March 2016
Fun Games
Sabtu, 12 Maret 2016
FUN GAMES!
Hi, guys! Kali ini BSC lagi ngadain fun games nih! Kan ga seru kalau
cuma belajar melulu, jadi kita adain games yang bisa sekaligus untuk bahan
pembelajaran. Scroll ke bawah ya untuk cara - caranya!
![]() |
| Tim Mac |
![]() |
| Tim Eliz |
Pertama, kita bagi anggota yang ada di tempat menjadi kelompok games.
Dari anggota bsc yang hadir, anggota 1 kelompok adalah 5 orang dan terdapat 4
kelompok. Sedikit yahh... Kemudian, mainkan gamesnya!
- Babak 1
Babak 1 ini
adalah babak menebak kata - kata. Di sini, kalian bisa menggunakan aplikasi
Heads Up! atau Charades!. Di babak 1 ini setiap kelompok harus menunjuk 1 orang
sebagai penebak kata. Kemudian, buatlah versi kalian sendiri menggunakan
custom. Kata - kata yang kalian masukkan bisa kalian ambil dari tema yang kalian
pilih. Misalnya, jika kalian memilih tema mikrobiologi maka kata - kata kalian
antara lain mikroba, mikroorganism, pathogenic, prokariotik, eukariotik,
biogenesis, bioremeditation, dan lain - lain. Pada babak ini, jika kalian tidak
memiliki aplikasi tersebut kalian bisa menggunakan kartu yang terbuat dari
kardus. Lumayan, kan, bisa belajar sambil berdaur ulang.
Nilai dari babak
1 ini kemudian dikumpulkan, dan diambil 3 kelompok (dari 4 kelompok yang hadir)
untuk dipertandingkan di babak berikutnya. Kemudian, bagaimana nasib kelompok
yang tidak terpilih? Nganggur dong? Untuk tahu apa peran kelompok yang sudah
gugur tersebut, lihat di babak 2 yahh!
- Babak 2
Babak 2 ini
hampir sama dengan babak 1, yaitu menebak kata - kata. Pada babak 2 ini,
penebak kata bukanlah seperti babak 1 yang hanya 1 orang melainkan bergantian.
Jadi, anggota kelompok akan duduk melingkar kemudian pemegang kata (panitia)
akan berputar. Kata - kata yang digunakan dalam babak ini lebih susah dan rumit
dibanding babak 1. Contoh dari kata - kata tersebut adalah exon, sacromere,
nondisjuction, cladistics, dan lain - lain. Pada babak ini, jika kalian tidak
memiliki aplikasi tersebut kalian bisa menggunakan kartu yang terbuat dari
kardus. Lumayan, kan, bisa belajar sambil berdaur ulang.
Nah, dari babak 1 kan ada 1 kelompok yang
gugur, tugas kelompok tersebut adalah membantu kelompok yang ada di babak 2
ini. Setiap kelompok yang maju ke babak 2 akan diundi kemudian dipasangkan
dengan salah 1 anggota dari kelompok yang gugur tersebut. Nanti saat babak 2
sudah dimulai, setiap kelompok diberi kesempatan 1 kali untuk bertanya kepada
pembantu dari kelompok gugur tersebut. Ingat! Setiap kelompok hanya diberi
kesempatan sekali! Pergunakan baik - baik dan tanya sejelas mungkin dari
anggota pembantu kalian tersebut. Anggota pembantu tersebut hanya boleh
menjawab dengan 1 kalimat saja. Kalau berdasarkan pengalaman sih, anggota
tersebut tidak terpakai karena anggota kelompok sendiri sudah terlalu
kebingungan. Haha.
Dari nilai total semua kelompok, akan diambil
2 kelompok untuk maju ke babak 3.
- Babak 3
Pada babak 3
ini, kalian dianjurkan menggunakan kardus sebagai media untuk menunjukkan kata
- kata yang harus ditebak. Jika babak 1 dan 2 dilakukan oleh setiap kelompok di
tempat mereka sendiri - sendiri, pada babak 3 ini 2 kelompok terakhir akan
diletakkan pada 1 tempat kemudian akan cepat - cepatan menjawab. Setiap
kelompok akan memilih 1 orang sebagai penebak kata seperti pada babak 1,
kemudian sisa anggota kelompok tersebut akan berada di belakang meja. Setiap
kelompok juga akan mendapatkan 1 penjaga untuk melihat siapa yang menjawab
terlebih dahulu. Dalam babak ini, setiap anggota kelompok tidak diperbolehkan
untuk berbicara dengan anggota kelompok lainnya.
Selamat mencoba! Have fun guys! Belajar itu juga bisa menyenangkan loh!
By : Michelle Clarissa XI-IA 3 / 26
Saturday, 20 February 2016
Pembuatan Tahu
Sabtu, 20 februari 2016
Hi guys! Kalian pasti kadang - kadang waktu makan tahu mikir,
"Gimana ya cara buat tahu? Gampang atau sulit ya?" Nah, kita sekarang
akan membahas temtang pembuatan tahu.
Pertama, kita akan mempelajari sedikit tentang tahu. Apasih tahu itu?
Tahu adalah makanan sehari - hari yang dibuat dari endapan perasan biji kedelai
yang mengalami koagulasi. Tahu sebenarnya berasal dari China, loh! Makanan
lainnya yang juga berasal dari China adalah kecap, bakpau, bakso, dan tauco.
Nama tahu di dapat dari bahasa Hokkian yang berarti kedelai terfermentasi.
Sebenarnya, tahu sudah dikenal sejak sekitar 2200 tahun lalu! Penemu tahu
bernama Liu An, seorang bangsawan yang merupakan cucu pendiri dinasti Han.
Kedua, mengenai keberadaan tahu di Indonesia. Di Indonesia, tahu sudah
menjadi makanan sehari - hari yang sangat terkenal bersamaan dengan tempe.
Selain itu, di Indonesia juga terdapat banyak sekali macam tahu. Contohnya,
tahu di Kediri yang memiliki tampak luar bewarna kuning dikenal sebagai tahu
takua. Kota lain yang juga terkenal dengan tahunya adalah Sumedang. Banyak
sekali makanan yang membutuhkan tahu sebagai bahan pembuatannya. Makanan -
makanan tersebut antara lain, tahu bacem, tahu bakso, tahu telor, tahu guling,
tahu isi, dan banyak lagi lainnya.
Nah, sekarang kita akan membahas tentang proses pembuatan tahu dan bahan
- bahan serta alat yang diperlukan. Cara pembuatan tahu ini ada 2, yaitu dengan
menggunakan susu kedelai yang sudah diproses, atau dengan membuat semuanya
sendiri dari dasar.
A. Cara pertama (menggunakan susu
kedelai hasil proses)
Alat - alat yang
diperlukan :
- 2 panci
- Saringan
- Kain
keju
- Pengukur
cairan
- Sendok
masak kayu
- Kompor
- Tempat
penyimpanan hasil (tahu)
Bahan - bahan
yang diperlukan :
- Susu
kedelai 950 ml
- Lemon
juice 30 ml
- Air 120
ml
Langkah -
langkah pembuatan :
- Panaskan
susu kedelai di dalam panci sambil diaduk menggunakan sendok masak kayu
kurang lebih 5 menit agar tidak gosong
- Campur
lemon juice 30 ml dengan air 120 ml di tempat terpisah
- Dinginkan
susu kedelai yang sudah dimasak kurang lebih 3 menit
- Masukkan
1/2 dari larutan lemon juice ke dalam susu kedelai sambil diaduk 5 atau 6
putaran, setelah itu masukkan sisa larutan lemon juice sambil diaduk
- Saat
susu kedelai sudah terlihat 'memisah', tunggu beberapa menit lagi sambil
diaduk
- Letakkan
saringan di atas panci bersih, letakkan kain keju di atas saringan
tersebut. Kemudian, tuanglah susu kedelai yang sudah terpisah. Tiriskan
air, tapi jangan terlalu kering.
- Lipatlah
kain keju di sekitar tahu sehingga permukaannya tertutup. Letakkan benda
yang dapat menutup seluruh permukaan tahu tersebut (misalnya papan atau
tray makanan) di atas tahu dan berikan beban berat di atasnya.
- Tunggulah
sekitar 15 hingga 20 menit
- Isilah
tempat penyimpanan terakhir dengan air, kemudian pindahkan kain berisi
tahu tersebut ke dalam tempat penyimpanan tersebut dan pelan - pelan
lepaskan tahu tersebut
- Ganti
air dalam tempat tersebut setiap 2 atau 3 hari sekali jika tahu belum
dimakan
B. Cara kedua (memproses sendiri kacang
kedelai)
Alat - alat yang diperlukan :
- Food processor (blender)
- 6 panci besar
- 3 saringan
- 3 kain keju
- Pengukur cairan
- 3 sendok masak kayu
- 3 kompor
- Tempat penyimpanan hasil (tahu)
Bahan - bahan yang diperlukan :
- Kacang kedelai 600 gram
- Lemon juice 75 ml
- Air 3175 ml (3.175 liter)
Langkah - langkah pembuatan :
- Blender
100 gram kedelai dengan 470 ml air 6 kali. Dengan begitu, akan didapatkan
hasil dari 600 gram kacang kedelai yang telah diproses dengan 2.84 liter
air.
- Letakkan
saringan di atas panci, kemudian tuangkan hasil dari 200 gram kedelai dan
940 ml air agar susu kedelai di dalam panci bersih tanpa ampas. Lakukan
hal yang sama 2 kali lagi di panci yang terpisah.
- Panaskan susu kedelai di dalam
panci sambil diaduk menggunakan sendok masak kayu kurang lebih 5 menit
agar tidak gosong
- Campur
lemon juice dengan air 355 ml di tempat terpisah. Kemudian bagilah
larutan tersebut menjadi 3 (kurang lebih 143 ml)
- Dinginkan susu kedelai yang sudah
dimasak kurang lebih 3 menit
- Masukkan
1/2 dari lemon juice tersebut ke setiap panci berisi susu kedelai
- Aduklah
5 - 6 putaran
- Masukkan
sisa dari lemon juice tersebut ke setiap panci
- Saat susu kedelai sudah terlihat
'memisah', tunggu beberapa menit lagi sambil diaduk
- Letakkan saringan di atas panci
bersih, letakkan kain keju di atas saringan tersebut. Kemudian, tuanglah
susu kedelai yang sudah terpisah. Tiriskan air, tapi jangan terlalu
kering.
- Lipatlah kain keju di sekitar tahu
sehingga permukaannya tertutup. Letakkan benda yang dapat menutup seluruh
permukaan tahu tersebut (misalnya papan atau tray makanan) di atas tahu
dan berikan beban berat di atasnya.
- Tunggulah sekitar 15 hingga 20
menit
- Isilah tempat penyimpanan terakhir
dengan air, kemudian pindahkan kain berisi tahu tersebut ke dalam tempat
penyimpanan tersebut dan pelan - pelan lepaskan tahu tersebut
- Ganti air dalam tempat tersebut
setiap 2 atau 3 hari sekali jika tahu belum dimakan
Sekian cara pembuatan tahu. Selamat mencoba!
By : Michelle Clarissa XI-IA 3 / 26
Saturday, 6 February 2016
Uji Golongan Darah
Sabtu, 6 Februari 2016
Pada Sabtu, 6 Februari 2016, semua anggota
BSC berkumpul kembali di Lab. Bio untuk melakukan praktikum Golongan Darah.
Pertama-tama, kami menyiapkan alat-alat yang akan kami gunakan, yakni object
glass, kapas, Alkohol 70%, tusuk gigi, serta lancet. Kemudian , kami menyiapkan
bahan-bahan yang dibutuhkan, di antaranya serum alfa dan serum beta.
Sebelum
praktikum dimulai, kami membentuk 4 kelompok terlebih dahulu. Kemudian setiap
anggota kelompok , menyiapkan object glass untuk dinomeri . Anggota yang akan
diuji golongan darahnya, terlebih dahulu harus
disterilkan jarinya dengan kapas yang telah dibasahi alkohol 70%.
Langkah
selanjutnya ialah menusukkan lancet dengan hati-hati ke ujung jari yang telah
disterilkan. Banyak anggota kesulitan dalam melakukan hal ini, terutama yang
perempuan, karena mereka merasa takut atau ngeri untuk menusuk jari mereka
sendiri. Namun rasa keingintahuan kami mengalahkan rasa takut dalam diri kami,
sehingga tak heran, praktikum ini dapat tetap berjalan.
Setelah
jari tertusuk jarum lancet, ujung jari ditekan hingga mengeluarkan darah. Darah
tersebut akan diteteskan di ajas object glass sebanyak 4x sesuai tempat yang
telah diberi nomor sebelumnya. Kemudian, anggota meneteskan serum alfa sebanyak
1 tetes pada sampel darah pertama lalu sampel tersebut diaduk memutar
menggunakan tusuk gigi. Pada sampel
darah kedua, serum beta diteteskan sebanyak 1 tetes. Kemudian kami mengulang
langkah yang sama untuk sampel darah ketiga dan sampel darah keempat.
Bagaimana
kami mengenali jenis golongan darah kami melalui praktikum ini? Caranya adalah
dengan mengamati, apakah terjadi aglutinasi atau tidak pada sampel-sampel darah
tersebut, setelah menerima perlakuan dari serum alfa dan serum beta. Darah
bergolongan A, akan mengalami aglutinasi setelah ditetesi serum alfa (Anti A),
sedangkan darah bergolongan B , akan mengalami aglutinasi setelah ditetesi
serum beta (Anti B). Apabila sampel darah tidak mengalami aglutinasi sama
sekali setelah ditetesi serum alfa maupun serum beta, darah tersebut
bergolongan O. Sebaliknya, apabila sampel darah 3 dan 4 mengalami penggumpalan
setelah ditetesi kedua serum, baik itu yang alfa maupun yang beta, maka darah
tersebut bergolongan darah AB.
Praktikum
ini, sangat sederhana dan menarik. Bahan-bahan yang digunakan juga cukup mudah
didapat , terutama di laboratorium sekolah. Selain itu, dibanding membaca buku
paket atau buku catatan, praktikum ini jauh lebih efektif bagi siswa untuk
memahami konsep golongan darah, aglutinin, serta aglutinogen.
![]() |
By : Eunike Alicia XI-IA 7 / 26
Subscribe to:
Posts (Atom)



















